Obat Kuat

Obat Kuat

Obat Kuat

Jangan Pakai Obat Kuat Sebelum Baca Ini

mr p sehat

Obat kuat seakan akan menjadi alternatif para pria, untuk bisa tampil gagah perkasa di hadapan pasangannya. Dan biasanya pria tidak mengoreksi dulu mengapa dirinya tidak bisa tahan lama di ranjang saat hubungan intim dengan pasangannya, padahal bisa jadi ada kondisi kesehatan yang kurang baik pada diri pria itu, baik fisik maupun psikis.

Obat kuat tak sepenuhnya bisa membantu seoarang pria, malahan ada juga yang kehilangan nyawanya hanya karena mengkonsumsi obat kuat sembarangan, karena efek samping obat kuat yang paling parah adalah bisa menyebabkan kematian. Sedangkan efek obat kuat yang ringan seperti sakit kepala, sesak napas, jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan dan juga muka memerah akibat pelebaran pembuluh darah di wajah. Bahkan bahaya obat kuat lainnya adalah bisa membuat ejakulasi dini dan kebutaan.

Perlu di ketahui obat kuat yang beredar di pasaran tidak lepas dari penggunaan zat kimia, semakin cepat obat kuat itu bekerja semakin tinggi kadar zat kimia yang di gunakan.

Meski begitu tak ada salahnya Anda mengonsumsi obat kuat, asalkan pembelian harus dilakukan di tempat yang tepercaya dan penggunaannya sesuai anjuran dan dosis yang diberikan dokter.

Mengapa sih, Pria butuh obat kuat?

Bukankah sudah menjadi rahasia umum kalau banyak  pria lebih dulu mengalami ejakulasi saat hubungan intim. Dan hal ini menyebabkan banyak pria tidak percaya diri saat berhubungan seks dengan pasangannya.

Karena pria cenderung merasa minder, tidak sedikit pula dari mereka yang mengonsumsi obat kuat agar tahan lama saat bercinta.

Selain menjadi tahan lama, obat kuat digunakan untuk menambah stamina di atas ranjang.

Tapi sebelum Anda benar-benar mencoba konsumsi obat kuat, perhatikan dulu efek samping obat kuat di atas.

Pada dasarnya pria normal dan tidak memiliki masalah saat melakukan hubungan seks tidak dianjurkan mengonsumsi obat-obatan. Konsultasikan kondisi kesehatan Anda ke dokter spesialis urologi untuk memastikan apakah penggunaan obat kuat aman untuk digunakan.

Karena obat kuat atau obat-obatan itu tidak akan berfungsi jika penurunan gairah seksual atau libido disebabkan oleh faktor lain yang belum teratasi, seperti masalah psikis (kecemasan, depresi), akibat menderita penyakit tekanan darah tinggi, atau komplikasi dari diabetes. Jika libido Anda menurun, lebih baik konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Dan gangguan fungsi seksual pada pria dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

Penyakit tertentu

Disfungsi ereksi kerap dipicu oleh penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis), diabetes, obesitas, sindrom metabolik, penyakit Peyronie (perkembangan jaringan parut di dalam penis) dan gangguan tidur.

Beberapa kondisi lain yang juga diketahui dapat menyebabkan gangguan ereksi adalah gagal ginjal, sirosis, kelebihan zat besi pada darah atau hemokromatosis, skleroderma (pengerasan kulit), serta penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang sering diderita oleh perokok.

Selain itu, penyakit yang menyerang sistem saraf juga mampu memengaruhi ereksi, misalnya epilepsi, stroke, multiple sclerosis, Alzheimer, Parkinson dan sindrom Guillain-Barré.

Faktor psikis

Salah satu faktor penting saat ereksi yaitu kesehatan mental. Otak memainkan peran penting dalam memicu ereksi. Ereksi dimulai dengan adanya gairah seksual saat terjadi rangsangan, namun hal ini bisa terganggu karena beberapa kondisi psikologis seperti stres, depresi, kecemasan, atau masalah pada hubungan dengan pasangan. Gangguan seperti ini dapat diatasi dengan bantuan konsultasi atau terapi psikologis.

Faktor usia

Usia dan tingkat stres dapat menjadi faktor-faktor penentu seseorang mengalami gangguan ereksi. Selain itu, pria dengan kepercayaan diri yang rendah juga dapat mengalami disfungsi ereksi.

Cedera

Ketika bagian penis, bagian saraf, atau pembuluh darah di bagian punggung mengalami cedera, maka perlu diwaspadai karena hal itu dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Cedera di sekitar penis, juga dapat memicu pembentukan jaringan parut serta posisi penis yang melengkung secara tidak normal selama ereksi.

Selain itu, kebiasaan tertentu yang dapat menekan area di sekitar anus, seperti mengendarai sepeda dalam waktu yang lama, diduga dapat memicu terjadinya disfungsi ereksi juga. Cedera pada panggul yang memengaruhi organ seksual pria juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Itulah yang perlu diwaspadai pria sebelum konsumsi obat kuat, dan jika ingin tahan lama di ranjang Anda bisa menggunakan obat kuat jenis oles yang lebih aman karena hanya untuk pemakaian luar. Dan ini adalah obat kuat jenis oles yang di rekomendasikan pakar kesehatan reproduksi: Boyke Dian Nugraha, Klik Disini!

%d bloggers like this: