Cara Tahan Lama Berhubungan Intim Yang Wajib Pria Tahu

cara tahan lama berhubungan

Kebahagiaan pasutri bisa terganggu ketika hubungan intim tidak bisa bertahan lama, karena diantara kedua belah pihak merasa ada yang kecewa dan keluhan yang sering terjadi pihak istri belum menjadi titik puncak kebahagiaan yaitu orgasme sedangkan sang suami sudah mengalami ejakulasi lebih dulu. Dan secara medis hal tersebut adalah wajar, karena siklus respon seksual wanita dan pria sedikit berbeda.

Lalu bagaimana caranya agar tahan lama berhubungan dengan pasangan Anda?, tentu Anda harus tahu teknik cara tahan lama berhubungan dan mengimbangi permainan pasangan di atas ranjang.

Sebelum kita bahas lebih lanjut cara tahan lama berhubungan, sebaiknya Anda pahami yang di maksud siklus respon seksual dan apa hubungannya dengan cara tahan lama berhubungan intim, dan Anda bisa mengimbangi bahkan menjadi raja dalam permainan di ranjang sehingga tercipta kepuasan seksual Anda dan Pasangan.

Siklus respon seksual adalah perubahan fisik dan emosional yang terjadi dari bangkitnya gairah seksual hingga aktivitas hubungan seksual.

Siklus ini merupakan tahapan-tahapan (fase) pada saat aktivitas seksual terjadi. Dimana pada umumnya terjadi 4 fase / tahapan.

Fase 1: Peningkatan Gairah Seksual

Dalam fase ini, respon fisik dan emosional terhadap rangsangan seksual meningkat, seperti jantung yang berdebar-debar, frekuensi napas meningkat, ereksi dan lubrikasi pada daerah vagina. Fase ini dapat bertahan beberapa menit bahkan hingga beberapa jam.

Fase 2: Plateau

Pada fase ini, berbagai perubahan fisik dan emosional yang terjadi semakin meningkat dan menguat.

Fase 3: Orgasme

Fase ini merupakan fase klimaks dalam aktivitas seksual yang biasanya bertahan hanya beberapa detik. Berbagai perubahan fisik dan emosional yang terjadi karena aktivitas seksual berada pada puncaknya  dan terjadi pelepasan ketegangan seksual yang sangat kuat.

Fase 4: Resolusi

Pada fase ini, segala perubahan fisik yang terjadi akan kembali dalam keadaan normal. Dalam fase ini seringkali terjadi kelelahan fisik dan emosional. Beberapa wanita ada yang dapat merespon terhadap rangsangan seksual dan mengalami orgasme berulang. Pada pria, setelah fase resolusi, maka tubuh tidak dapat merespon terhadap rangsangan seksual untuk beberapa saat.

Siklus respon seksual ini sedikit berbeda pada pria dan wanita, pria lebih cepat sampai pada fase orgasme sehingga hal ini seringkali mengakibatkan sang istri belum sempat mengalami orgasme dalam hubungan seksual, padahal suami sudah selesai orgasme (ejakulasi dini).

Sexual-response-cycle

Seperti tampak pada grafik, dapat dilihat bahwa ketika wanita baru saja akan mencapai fase orgasme, pria biasanya sudah memasuki fase resolusi. Hal ini merupakan tantangan yang harus diselesaikan dengan kerja sama antar suami istri.

Nah, jadi kesimpulannya adalah membuat fase-fase pada pria dan wanita menjadi selaras pada tahapan siklus respon seksual yang ada. Karena jika tidak selaras, hasilnya adalah permainan ‘ranjang’ yang tidak berimbang dan acapkali menjadi buah kekecewaan yang harus ditelan salah satu dari pasangan[sumber:KlikDokterdotCom]

Cara apa yang bisa Pria lakukan agar tahan lama berhubungan intim?

Cobalah tips berikut ini!

Pemanasan yang baik dan cukup oleh suami bagi istri dapat menjadikan fase plateau pria lebih lama sehingga fase orgasme pria tidak terlalu cepat. Pemanasan yang baik juga akan meningkatkan intensitas gairah seksual wanita sehingga respon seksualnya menjadi kuat untuk mencapai orgasme.

Biarkan Si Dia di atas.

Ketika si Dia berada di atas, rangsangan pada penis Anda akan sedikit berkurang. Dan, jangan lupa untuk minta si Dia melakukannya dengan perlahan. Anda harus paham, penetrasi yang dalam dan dorongan cepat merupakan bencana bagi ketahanan pria. Anda mungkin juga harus mencoba untuk melakukan penetrasi dan tak bergerak selama beberapa waktu untuk beraklimatisasi dengan rasa hangat dan basah di vaginanya.

Start-Stop.

Gagasan ini adalah meminta si Dia memberi rangsangan hingga Anda merasa akan mencapai orgasme, kemudian memintanya berhenti. Ketika ketegangan seksual menghilang (sekitar 15 detik), si Dia bisa melanjutkan kembali usahanya.

Stop berpikir tentang orgasme.

Area di otak yang bertanggung jawab untuk memicu orgasme akan bangkit saat Anda berpikir tentang orgasme atau upaya untuk menahannya. Makin besar perhatian Anda pada hal-hal tersebut, makin besar pula kemungkinan orgasme itu datang. Fokuslah pada apa yang terjadi saat ini dan Anda akan membaurkan kenikmatan di seluruh tubuh Anda.

Bernapas dari perut.

Pernapasan yang pendek dan cepat memiliki kaitan yang erat dengan ejakulasi. Karena itu, bernapaslah secara perlahan dan dalam. Cara ini akan membantu Anda meredakan efek rangsangan dari si Dia. Coba teknik pernapasan dengan perut ketimbang dada. Lakukanlah ketika Anda mempraktekkan teknik start-stop dan menegangkan penis. Gaya bernapas ala yoga mungkin juga bisa membantu Anda.

Berlatih kendalikan diri.

Setelah si Dia cukup terangsang dengan seks oral, ge­rakkan batang penis Anda di bibir vagina si Dia, memberi rangsangan terhadap klitoris tanpa membuatnya masuk. Lakukan ini 1-2 menit, kemudian dorong ujung penis ke kepala klitorisnya. Posisikan  penis di pintu masuk vagina, tempat di mana sebagian besar saraf sensitif berujung. Ketika Anda melakukan penetrasi, fokus pada gerakan kecil dan pendek yang hanya ‘menyerang 5-8 sentimeter ke dalam vagina. Saat Anda merasa akan meng­alami ejakulasi, tarik penis dan kendalikan diri Anda. Setelah itu, lakukan penetrasi lagi.

Itulah cara tahan lama berhubungan intim dengan pasangan yang bisa di coba untuk kebahagiaan Anda dan Pasangan Anda.

 

You may also like...

%d bloggers like this: